by

Kenyamanan VS Kesengsaraan.

Yuk-Simak.Info – Dalam sebuah percobaan yang dilakukan terhadap dua ekor tikus putih, Seekor tikus diberikan makanan tepat pada wakunya, sedangkan seekor tikus yang lain dibiarkan mendapatkan/mencari makanannya sendiri setelah melewati beberapa rintangan yang sudah dirancang oleh para peneliti.

Setelah beberapa waktu berlalu, ditemukan bahwa tikus putih yang mencari makan sendiri memiliki VOLUME OTAK LEBIH BESAR 40% daripada tikus yang diberi makan.

KESENGSARAAN yang dialami oleh tikus kedua yang harus “bekerja” dan memutar otak untuk mendapatkan makanan malah menjadi berkah baginya.

Tetapi petaka bagi tikus putih pertama yang terlalu “MANJA” karena KENYAMANAN SESAAT yang membuat kemajuan pertumbuhan otaknya pun menjadi lambat.

Jika analogi ini kita ambil maknanya..

Mungkin Anda tidak terlahir dalam keluarga yang kaya raya, namun jangan bersedih karena kalau Anda bekerja keras dan bekerja pintar maka volume otak Anda akan lebih besar 40% dibandingkan orang-orang kaya yang manja.

Kalau Anda berasal dari keluarga yang sudah mempunyai segalanya, maka Anda harus merasa lebih beruntung dan memanfaatkan semua fasilitas dan sumber daya yang ada untuk mengembangkan potensi dalam hidup ke tempat yang paling tinggi, mengembangkan bakat yang ada dan berkarya lebih hebat lagi.

Jangan kejar kenikmatan sementara karena mungkin saja ujungnya adalah kesengsaraan. Tetapi bekerja keras dan bekerja pintar, niscaya kenikmatan selalu mengekor di belakang keuletan dan persistensi Anda.

(Artikel di atas diambil dari ulasan buku : SEVEN COWARD – Edysen Shin)

Buku Rekomendasi : Seven Cowards oleh Edysen Shin

Comment