by

Kenali manfaat Gingerol dan Shogaol, si penyebab rasa hangat dan pedas dalam Jahe.

Yuk-Simak.Info – Kalau Anda pernah makan olahan makanan yang dibuat dengan jahe, baik jahe biasa maupun jahe merah, maka Anda mungkin sering merasakan sensasi panas/hangat.

Karena rasa panas / hangat dari jahe, makanya sering juga dijadikan olahan minuman untuk menghangatkan tubuh. Minuman hangat dari jahe ini umumnya ditemukan di kota / daerah yang memiliki suhu dingin.

Apa penyebab rasa panas/hangat dalam Jahe ? itulah Gingerol dan Shogaol.

Struktur Kimia Gingerol dan Shogaol dari ekstrak jahe.

Menurut Shengmin Sang, dkk dalam Jurnal mereka Increased Growth Inhibitory Effects on Human Cancer Cells and Anti-Inflammatory Potency of Shogaols from Zingiber officinale Relative to Gingerols, Jahe telah menjadi perhatian luas di Amerika Serikat dan Eropa sebagai suplemen makanan nabati.

Jahe ternyata memiliki aktivitas antioksidan, anti-inflamasi dan anti-tumor.

Salah satu penelitian mereka menemukan bahwa kandungan shogaol memiliki efek lebih kuat dalam menghambat pertumbuhan sel kanker paru dan sel kanker kolon.

Dalam kondisi panas ataupun dalam penyimpanan yang lama, gingerol akan mengalami dehidrasi menjadi shogaol.

Melihat peran penting gingerol dan shogaol dalam jahe, maka kita di Indonesia yang memiliki produksi tak terbatas, mungkin bisa meningkatkan olahan makanan dan minuman dengan berbahan utama jahe.

Sumber :

Shengmin Sang, dkk (Increased Growth Inhibitory Effects on Human Cancer Cells and Anti-Inflammatory Potency of Shogaols from Zingiber officinale Relative to Gingerols)

Comment